Thursday, August 2, 2012

Menu Sahur Terbaik Dan Satu Cerita


ikan goreng, sambal udang dan kobis tumis air



Cerita Kami : nenek gaduh lagi dengan ciksu, dua dua kecik orangnya tapi kalu berteriak seriau bulu roma, yang tua suka membebel yang muda mudah menjawab, adat orang sekarang, ingin betulkan keadaan tak kira  apa jua situasi. Sedang menunggu waktu berbuka, garid ari (magrib) ciksu yang ketensionan dengan 4 orangnya anaknya dan tekanan perasaan sebab ayah sue jauh, bertindak luar biasa melepaskan rasa dan nenek orang tua, yang mudah terasa, bertikam lidah....perang dunia ke 10 kot dah ni...khee

adus, tak kira masa, semua orang ingin melepaskan amarah, ungkit mengungkit, soal persoal, hilang rasa sabar, nenek merajuk , makan nya tidak berbuka dengan air kosong dan pulang ke taman tas....ayahda la datang ambil lepas terawih...itu la masalah bila anak jantan lepas tanggung jawab pada anak perempuan, ibu sendiri terbiar, dan memang lelaki suka lepas tanggung jawab...anak bini sendiri lebih utama dari ibu tua, maka ibu yang memang bengkeng(garang) meletup sepanjang masa, baru terasa dan tak lepas tangan tapi ke mana akhirnya? ...hukum karma pasti ada, belum tentu anak yang ditatang akan tidak bertindak sama seperti apa yang pernah kamu laksanakan.

peringatan untuk diri, semua orang ada amarahnya, dan semua orang ada maruah, jika rasa diri tak ingin di sakiti maka jangan sakiti orang lain lain, sabar dan bertanggung jawab la.

wahai adik adik ku yang dua itu, kongsi la tangjawab dengan ku, bukan ku berkira tapi demi keberkatan mu jua, jangan kau alpa pd ibu yang tua, tak larat dah dia, dan kita anak dia, hulurkan apa yang patut, jika masa kau tiada, gantikan dengan harta dan jika harta pun tiada sekurang kurang ingatan tanda terima kasih dan rindu pd dia. Alif dan Aida, ku paksa pulang kau tiada kesempatan, ku paksa pula kirim wang dan jika itu jua kau tiada kemampuan cukup sms pengganti diri sehari sekali atau tidak seminggu sekali sebagai ingatan kerna ku tahu panggilan mu pasti tak terjawab...kerna itu la dia, MA...

marah ibu tiada panjangan marah kita biar berpadanan....walau sedih mana, walau terluka banyak mana, doakan ibu, tunaikan tanggung jawab itu...alif dan aida, aima telah cuba memaksa kamu untuk itu, dan akan terus memaksa kerna kita bukan orang ada ada, hanya keberkatan dari ilahi kerna tunaikan amanahNYA yg kita cari....moga rahmat itu milik kita...Ya Allah ampunilah dosa ku, suamiku, ibuku, dan juga saudara maraku sekelian.. amin ya rabbal alamin

1 comment:

  1. Nice blog :)
    salam kenal sobat :)
    di tunggu kunjungan balik.nya ya !terimakasih ...

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...