Sunday, January 9, 2011


ku renung di balik jendela,
dalam rasa serba tak kena,
duka dan hiba,

ku jua punya hati dan rasa,
dalam sedih yang teramat,
titisan air mata tak mengenal masa,

kata kata bisa menguris jiwa,
ku telan dosaku,
kerna ku dah tak mampu,
untuk terus menghina diri,
pada salahku ,

manjadi anak derhaka mu ibu,
dan kerna tiada tolak ansurmu,
maka aku menelan segala nista itu
di jendela ini ku ukir duka,
tak ku harap apa apa lagi,
ku biar rasaku,
jalanku hanya tentuanMU Ilahi

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...